Ambon — Jurusan Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Pattimura bekerja sama dengan Pengurus Daerah Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Maluku menyelenggarakan kegiatan International Talk & Book Donation pada Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, yakni melalui Zoom Meeting dan secara langsung di Aula Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Pattimura, Ambon.
Kegiatan ini membahas topik “Clay Minerals in Mining: What They Are and Why They Matter” menghadirkan pembicara internasional Dr. Angus McFarlane, seorang pakar yang menjabat sebagai Principal – Future Tailings Studies, Rio Tinto Iron Ore. Dalam paparannya, Dr. McFarlane membahas peran penting mineral lempung dalam industri pertambangan, termasuk karakteristik, pengaruhnya terhadap proses pengolahan mineral, serta implikasinya terhadap pengelolaan tailing dan keberlanjutan industri tambang.
Acara ini juga dirangkaikan dengan program donasi buku yang bertujuan memperkaya literatur akademik di bidang geologi, pertambangan, dan ilmu kebumian bagi sivitas akademika khususnya Jurusan Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Pattimura. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dan dosen memperoleh akses yang lebih luas terhadap sumber referensi ilmiah internasional.
Kegiatan diawali dengan opening speech oleh STJ Budi Santoso, ST, M.Econ., Geol, selaku Chairman of IAGI, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan praktisi industri dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang geosains.
Turut hadir secara langsung dalam kegiatan ini Dr. Herfien Samalehu, ST, M.Eng, selaku Chairman of IAGI Maluku Chapter, serta Ronaldo Talapessy, S.Si., M.Sc., Ph.D, selaku Ketua Jurusan Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Pattimura. Kehadiran pimpinan akademik dan organisasi profesi ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat pengembangan ilmu kebumian di kawasan timur Indonesia.
Diskusi ilmiah dalam kegiatan ini dipandu oleh Dr. rer. nat George S. Laimeheriwa, ST, M.Eng dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian ESDM, yang bertindak sebagai moderator. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi mahasiswa, dosen, serta praktisi dari berbagai daerah yang mengikuti acara secara daring maupun luring.
Melalui penyelenggaraan International Talk & Book Donation ini, Universitas Pattimura diharapkan dapat terus memperluas jejaring akademik internasional, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta mendorong penguatan riset di bidang geologi, pertambangan, dan ilmu terkait.